masa-subur-wanita

Thursday, 22 May 2014

// // 2 comments

Cara Menghitung Masa Subur yang Efektif, Ini Panduannya

Seorang wanita yang sangat menginginkan dirinya hamil, tentu haruslah mengaplikasikan beberapa metode menghitung masa subur agar lebih mudah menentukan kapan harus berhubungan intim dengan pasangan. Metode ini juga sangat berfungsi untuk meningkatkan keberhasilan kehamilan dibandingkan dengan hanya berdasarkan melakukan hubungan intim. Cara menghitung masa subur tentulah ada panduannya tersendiri agar terjadwal dan teratur. Karena kesuburan wanita sangatlah singkat dan sangat mudah berlalu begitu saja. Oleh karena itulah, penerapan metode menghitung masa subur ini harus dengan cermat dilakukan dengan penuh ketelitian dan kesabaran.
Untuk menjadikan prosentase kehamilan tinggi, maka pasangan suami-istri ini harus mengetahui bagaimana menghitung masa subur yang tepat. Secara garis besar, seorang wanita akan mengalami puncak masa subur dan masa subur biasa. Untuk ukuran wanita dengan siklus haid teratur, cara menghitung masa subur pada puncaknya akan terjadi pada hari ke-13 sesudah hari pertama haid terakhir. Sebagai contoh, menghitung masa subur pada wanita dengan siklus haid 28 hari yang hari pertama haid terakhirnya jatuh pada tanggal 1 Mei, maka puncak masa suburnya akan jatuh pada tanggal 14 Mei.
Untuk menghitung masa subur biasa, biasanya akan jatuh pada hari -3 dan +3 dari hari puncak subur. Dengan contoh yang sama, maka masa subur biasa awal akan jatuh pada tanggal 11 Mei dan akhir pada tanggal 17 Mei. Menghitung masa subur biasa ini sangat berguna bagi Anda yang benar-benar ingin cepat mendapatkan momongan. Masa subur biasa ini bisa menjadi pertanda bahwa Anda bisa mulai melakukan hubungan intim dengan pasangan secara intensif. Cara ini bukanlah trial and eror belaka, namun cukup efektif dalam menghitung masa subur seorang wanita.
Jika cara tersebut cukup efektif bagi wanita dengan siklus haid teratur, maka akan sedikit berbeda dengan wanita yang siklus haidnya tidak teratur. Cara menghitung masa subur untuk wanita dengan siklus haid tidak teratur harus menggunakan rumus tertentu. Rumus ini haruslah dilakukan dengan melakukan pencatatan lama siklus haid selama 6 bulan berturut-turut. Hal ini untuk mengetahui siklus haid terpendek dan terpanjang untuk pedoman menghitung masa subur. Wanita dengan siklus haid tidak teratur cenderung tidak mudah menghitung masa subur wanita tersebut. Oleh karena itulah, kesabaran dan ketelitian lebih diperlukan.
Ketika siklus yang dibutuhkan untuk menghitung masa subur ini telah didapatkan, maka Anda bisa mengaplikasikan rumus berikut untuk menentukan masa suburnya. Untuk siklus terpendek dikurangi 18 dan untuk siklus terpanjang dikurang 11. Sebagai contoh menghitung masa subur wanita dengan siklus haid tidak teratur, siklus terpendek 22 hari dan terpanjang 32 hari. Maka masa subur awalnya adalah hari ke-4 (22-18) dan akhir pada hari ke-12 (32-11). Namun bagaimanapun cara menghitung masa subur ini tetap harus didukung dengan kerjasama pasangan yang baik dan doa kepada Tuhan yang tiada henti untuk mendukung kesuksesan metode ini.


Description: Menghitung masa subur terdapat panduannya sendiri yang terdiri dari menghitung siklus subur wanita dengan haid teratur dan tidak. 

2 comments: