Resiko keguguran tentu bisa mengancam wanita hamil manapun. Ketika
keguguran, sangatlah jelas seorang wanita akan mengalami gangguan psikologis
yang tingkatannya berbeda-beda pada tiap wanita. Bentuk depresi yang dialami
tiap wanita akan berbeda, namun pasangan harus tetap mensupport dengan
meyakinkan dan memotivasi istri dan mengajak untuk menghitung masa subur. Peran serta
suami dalam mensupport istri sangat berpengaruh pada kesehatan dan kualitas
organ reproduksinya. Dengan kegiatan menghitung masa subur bersama, istri akan merasakan kasih sayang
dan dukungan dari suami secara langsung. Kegiatan menghitung masa subur ini juga baik karena
menunjukkan pengertian suami terhadap kondisi sang istri.
Untuk seorang wanita yang mengalami keguguran, terdapat dua
kategori yakni spontan (tanpa kuret) dan tidak spontan (dengan kuret). Namun
secara umum di Indonesia, menghitung
masa subur dapat dimulai semenjak selesai masa nifas yakni lepas dari 40
hari semenjak keguguran. Anda juga bisa menghitung masa subur dengan mengandalkan tanda
menstruasi pertama setelah keguguran terjadi. Hal ini menandakan rahim telah
bersih dan telah siap untuk dibuahi kembali. Pada saat inilah Anda dapat menghitung masa subur
kembali seperti sesaat sebelum hamil. Tentu saja hal ini tetap menggunakan
pedoman lamanya siklus menstruasi yang dialami oleh sang ibu.
Namun akan lebih baik pula jika ibu melakukan kontrol terlebih
dahulu pada dokter, terutama ibu dengan kondisi pasca-kuret seputar bagaimana menghitung masa subur
wanita tersebut. Umumnya seorang dokter akan menyatakan aman untuk melakukan
hubungan 2 minggu semenjak hari kuret dilakukan. Hal ini tentunya akan lebih
aman jika dilakukan setelah darah nifas benar-benar bersih. Namun pernyataan
mengenai menghitung
masa subur ini tergantung pada kondisi psikologis dan kesehatan si
ibu. Ketika ibu ini telah siap untuk merencanakan kehamilan kembali, dalam arti
menghitung masa subur
kembali, maka wanita tersebut dikatakan telah siap untuk berhubungan kembali.
Tidak terdapat batasan yang pasti mengenai cara menghitung masa subur
pada wanita dengan kondisi pasca keguguran. Hanya saja, penghitungan jelas
berpedoman hampir sama dengan ketika ibu melahirkan. Yang terpenting lagi
adalah berkonsultasi seputar penyebab keguguran, secara spontan maupun tidak. Hal
digunakan sebagai antisipasi agar cara menghitung masa subur yang dilakukan tidak sia-sia.
Dengan diketahui penyebab, pasangan suami-istri diharapkan dapat melakukan
pencegahan agar tidak terjadi keguguran pada kehamilan berikutnya. Tentu saja
dengan ini, pasangan tersebut dapat dengan tenang menghitung masa subur masing-masing.
Terkadang wanita pasca keguguran akan mengalami menstruasi kembali
saat 2 minggu setelah keguguran itu terjadi. Hal ini berlaku untuk keguguran
spontan maupun tidak. Namun tentu saja tidak bisa langsung dilakukan kegiatan menghitung masa subur. Karena
tiap-tiap wanita akan mengalami pemulihan organ reproduksi yang berbeda-beda. Sehingga
tidak serta-merta akan mengalami menstruasi tepat 2 minggu setelahnya. Oleh
karena itu, menghitung
masa subur harus dilakukan lebih cermat. Terutama untuk siklus haid
wanita yang tidak teratur. Siklus yang tidak teratur ini bisa saja akan terjadi
bahkan setelah keguguran yang pastinya akan berpengaruh pada cara menghitung masa subur.
Description: Menghitung
masa subur untuk wanita dengan kondisi setelah keguguran diperlukan kesabaran
menunggu setidaknya 2 minggu atau setelah masa nifas selesai.

Terimakasih saya ucapkan kepada admin, dengan adanya artikel ini saya bisa mengetahui masa subur pasca keguguran.
ReplyDeleteobat pembersih rahim tanpa kuret