Seorang wanita yang telah menikah, terutama pada saat usia pernikahan masih muda, pastilah diharapkan untuk segera memiliki momongan. Seringkali wanita menjadi peneliti dalam menghitung masa subur, namun tak terkecuali juga melibatkan pasangan. Peran pasangan dalam menghitung masa subur bisa berpengaruh sangat besar terhadap psikologis sang istri. Terutama bagi istri yang sulit hamil atau memiliki siklus haid yang tidak teratur. Seringkali siklus haid yang tidak teratur akan mempersulit menghitung masa subur yang dimiliki wanita tersebut. Oleh karena itulah, tak jarang jika di dapati masalah kehamilan yang mungkin saja menyerang wanita tersebut.
Sebelum menjabarkan mengenai cara menghitung masa subur, Anda harus memahami
terlebih dahulu terlebih dahulu proses pembuahan berkenaan dengan terjadinya
kehamilan. Proses pembuahan dapat terjadi ketika terdapat sel telur yang matang
atau terjadi ovulasi pada wanita yang bisa diketahui dengan menghitung masa subur. Ketika
terjadi ovulasi ini, bolehlah sperma yang sehat akan berhasil membuahinya. Namun
sel telur hanya dapat bertahan 1x 24 jam saja. Tidak seperti sperma. Meskipun
telah berada dalam vagina ataupun rahim, sperma bisa bertahan hingga 24-72 jam,
bahkan hingga 168 jam atau 7 hari. Oleh karena masa hidup yang singkat inilah, diperlukannya
perencanaan hubungan intim dengan menghitung masa subur untuk meningkatkan keberhasilannya.
Dalam hal ini tentu saja masih ada cara menghitung masa subur meskipun pada
wanita yang siklus haidnya tidak teratur. Namun rumus yang digunakan memang
tidak semudah jika pada wanita yang memiliki siklus yang teratur. Untuk menghitung masa subur
pada wanita dengan siklus haid tidak teratur diperlukan ketelitian dan
kesabaran lebih. Karena diperlukan pencatatan terhadap siklus haid selama 6
bulan terakhir. Cara menghitung
masa subur ini kemudian dilanjutkan dengan menghitung rata-rata berapa
lama siklus haid per bulan selama 6 bulan tersebut. Ketika rata-rata siklus
haid telah diperoleh, bolehlah Anda memakai rumus dengan hari yang sama untuk
satu siklus yang teratur.
Selain itu, terdapat rumus tersendiri untuk menghitung masa subur
pada wanita dengan siklus haid yang tidak teratur. Seyogyanya, masa subur hanya
bisa diperkirakan jika menggunakan perhitungan yang tradisional. Dengan menghitung masa subur
secara tradisional ini memiliki batasan awal dan akhir masa subur. Untuk wanita
yang memiliki siklus haid yang tidak teratur, untuk awal menggunakan rumus
siklus terpendek dikurangi 18 hari dan untuk akhir menggunakan rumus siklus
terpanjang dikurangi 11 hari. Sebagai contoh, dalam menghitung masa subur siklus haid terpendek
adalah 25 hari dan terpanjang 31 hari. Maka masa subur wanita tersebut adalah
awal jatuh pada hari ke-7 (24-18) dan akhir jatuh pada hari ke-20 (31-11) dalam
satu siklus haidnya.
Sebenarnya banyak sekali yang mempengaruhi ketidakteraturan dari
siklus yang dihadapi oleh seorang wanita yang kemudian akan mempengaruhi cara menghitung masa subur
wanita tersebut. Faktor tersebut adalah stress, nutrisi, kondisi kesehatan, rutinitas,
dan keturunan. Dalam hal ini, agar cara menghitung masa subur wanita tersebut kembali ke
siklus normalnya, bisa dilakukan beberapa cara untuk memperbaikinya. Dengan
melakukan perbaikan nutrisi, terapi pengobatan medis untuk meningkatkan
kualitas kesehatan, mengurangi rutinitas yang padat, dan memanajemen stress. Meskipun
hal tersebut tidak memiliki banyak kaitan dalam cara menghitung masa subur, namun dapat
memberikan pengaruh dalam proses kehamilan yang Anda tunggu-tunggu.
Description: Menghitung
masa subur wanita dengan siklus haid yang tidak teratur diperlukan
ketelitian dan kesabaran yang lebih ekstra dibandingkan dengan wanita yang
memiliki siklus teratur.
rb88 - thtopbet.com
ReplyDeletethxbet.com. Site-Wide, Secure, Trusted, Best For Football, eSports rb88.com: Best Site for sports fun88 soikeotot betting, poker, casino bk8 games, betting odds. rb88