masa-subur-wanita

Thursday, 22 May 2014

// // 1 comment

Cara Menghitung Masa Subur Setelah Keguguran?

Resiko keguguran tentu bisa mengancam wanita hamil manapun. Ketika keguguran, sangatlah jelas seorang wanita akan mengalami gangguan psikologis yang tingkatannya berbeda-beda pada tiap wanita. Bentuk depresi yang dialami tiap wanita akan berbeda, namun pasangan harus tetap mensupport dengan meyakinkan dan memotivasi istri dan mengajak untuk menghitung masa subur. Peran serta suami dalam mensupport istri sangat berpengaruh pada kesehatan dan kualitas organ reproduksinya. Dengan kegiatan menghitung masa subur bersama, istri akan merasakan kasih sayang dan dukungan dari suami secara langsung. Kegiatan menghitung masa subur ini juga baik karena menunjukkan pengertian suami terhadap kondisi sang istri.
Untuk seorang wanita yang mengalami keguguran, terdapat dua kategori yakni spontan (tanpa kuret) dan tidak spontan (dengan kuret). Namun secara umum di Indonesia, menghitung masa subur dapat dimulai semenjak selesai masa nifas yakni lepas dari 40 hari semenjak keguguran. Anda juga bisa menghitung masa subur dengan mengandalkan tanda menstruasi pertama setelah keguguran terjadi. Hal ini menandakan rahim telah bersih dan telah siap untuk dibuahi kembali. Pada saat inilah Anda dapat menghitung masa subur kembali seperti sesaat sebelum hamil. Tentu saja hal ini tetap menggunakan pedoman lamanya siklus menstruasi yang dialami oleh sang ibu.
Namun akan lebih baik pula jika ibu melakukan kontrol terlebih dahulu pada dokter, terutama ibu dengan kondisi pasca-kuret seputar bagaimana menghitung masa subur wanita tersebut. Umumnya seorang dokter akan menyatakan aman untuk melakukan hubungan 2 minggu semenjak hari kuret dilakukan. Hal ini tentunya akan lebih aman jika dilakukan setelah darah nifas benar-benar bersih. Namun pernyataan mengenai menghitung masa subur ini tergantung pada kondisi psikologis dan kesehatan si ibu. Ketika ibu ini telah siap untuk merencanakan kehamilan kembali, dalam arti menghitung masa subur kembali, maka wanita tersebut dikatakan telah siap untuk berhubungan kembali.
Tidak terdapat batasan yang pasti mengenai cara menghitung masa subur pada wanita dengan kondisi pasca keguguran. Hanya saja, penghitungan jelas berpedoman hampir sama dengan ketika ibu melahirkan. Yang terpenting lagi adalah berkonsultasi seputar penyebab keguguran, secara spontan maupun tidak. Hal digunakan sebagai antisipasi agar cara menghitung masa subur yang dilakukan tidak sia-sia. Dengan diketahui penyebab, pasangan suami-istri diharapkan dapat melakukan pencegahan agar tidak terjadi keguguran pada kehamilan berikutnya. Tentu saja dengan ini, pasangan tersebut dapat dengan tenang menghitung masa subur masing-masing.
Terkadang wanita pasca keguguran akan mengalami menstruasi kembali saat 2 minggu setelah keguguran itu terjadi. Hal ini berlaku untuk keguguran spontan maupun tidak. Namun tentu saja tidak bisa langsung dilakukan kegiatan menghitung masa subur. Karena tiap-tiap wanita akan mengalami pemulihan organ reproduksi yang berbeda-beda. Sehingga tidak serta-merta akan mengalami menstruasi tepat 2 minggu setelahnya. Oleh karena itu, menghitung masa subur harus dilakukan lebih cermat. Terutama untuk siklus haid wanita yang tidak teratur. Siklus yang tidak teratur ini bisa saja akan terjadi bahkan setelah keguguran yang pastinya akan berpengaruh pada cara menghitung masa subur.


Description: Menghitung masa subur untuk wanita dengan kondisi setelah keguguran diperlukan kesabaran menunggu setidaknya 2 minggu atau setelah masa nifas selesai. 

1 comment:

  1. Terimakasih saya ucapkan kepada admin, dengan adanya artikel ini saya bisa mengetahui masa subur pasca keguguran.

    obat pembersih rahim tanpa kuret

    ReplyDelete